Bursa
Berjangka adalah suatu badan
usaha yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan / atau sarana untuk
kegiatan jual beli komoditi berdasarkan Kontrak Berjangka dan Opsi atas Kontrak
Berjangka. (UU No:32 th 1997)
Dengan kata
lain, Bursa berjangka merupakan suatu wadah atau sarana yang didalamnya
terdapat perdagangan berjangka.
Perdagangan
Berjangka (Futures) adalah
segala sesuatu yang berkaitan dengan jual beli komoditi dengan penyerahan
kemudian berdasarkan kontrak berjangka dan opsi atas kontrak berjangka (pasal 1
UU 32/97)
FUNGSI
PERDAGANGAN BERJANGKA
- Price discovery (pembentukan harga)
- Hedging (lindung nilai)
- Spekulasi
STRUKTUR
PERDAGANGAN BERJANGKA
JENIS -
JENIS PERDAGANGAN BERJANGKA
1.
Multilateral
- Olein (OLE)
- Kontrak Berjangka Emas (GOL)
- Kontrak Gulir Emas (KGE)
- Kontrak Gulir Indeks Emas (KIE)
2. Bilateral
: forex & index
- FOREX (AUD – USD; EUR – USD; GBP – USD; USD – JPY; USD – CHF; AUD – JPY; EUR – JPY; CHF – JPY; GBP – JPY; EUR – GBP)
- INDEX (HKH; HKJ; HKK; JPH; JPJ; JPK; KRJ)
- PALN (GASJFX; ORIJFX; TACJFX; TCFJFX; TRBJFX; TRCJFX; TRSJFX; TRUJFX; TSBJFX)
Indeks Saham
Indeks saham pada umumnya keberadaannya lebih di ketahui
masyarakat baik AS, Eropa maupun Asia, karena seringnya indeks saham tersebut
muncul dalam laporan berita. Sebagian kecil kalangan trader dan mayoritas orang
belum sepenuhnya memahami bagaimana indeks ini diperdagangkan. Pada umumnya
anggapan yang muncul adalah indeks diperdagangkan persis seperti saham atau
hanya dianggap sebagai informasi yang dapat dijadikan indikator pergerakan
harga saham di suatu sektor.
Padahal kenyataannya, indeks saham berbeda dengan
saham. Indeks saham tidak diperdagangkan di bursa saham (stock exchange) karena
indeks bukanlah saham. Agar indeks saham dapat diperdagangkan, maka harus ada
kontrak yang menentukan ukuran dan waktu penyerahan.
Kontrak tersebut kemudian diperdagangkan di bursa futures (futures markets). Sehingga indeks saham yang diperdagangkan dapat mengacu kepada sebuah kontrak penyerahan di masa depan terkait dengan sejumlah dana yang dihitung berdasarkan nilai indeks saham.
Karena berbentuk kontrak, indeks memungkinkan terjadinya perdagangan untuk tujuan spekulasi. Disamping untuk melindungi nilai saham (hedging) yang mengalami kerugian, baik dalam kondisi market naik atau turun. Indeks saham juga menutupi kelemahan trading di saham akibat sulitnya memilih saham individual berpenampilan terbaik dengan menyediakan nilai saham secara keseluruhan, baik total maupun per sektor industri. walau dalam kondisi bullish sekalipun.
Kontrak tersebut kemudian diperdagangkan di bursa futures (futures markets). Sehingga indeks saham yang diperdagangkan dapat mengacu kepada sebuah kontrak penyerahan di masa depan terkait dengan sejumlah dana yang dihitung berdasarkan nilai indeks saham.
Karena berbentuk kontrak, indeks memungkinkan terjadinya perdagangan untuk tujuan spekulasi. Disamping untuk melindungi nilai saham (hedging) yang mengalami kerugian, baik dalam kondisi market naik atau turun. Indeks saham juga menutupi kelemahan trading di saham akibat sulitnya memilih saham individual berpenampilan terbaik dengan menyediakan nilai saham secara keseluruhan, baik total maupun per sektor industri. walau dalam kondisi bullish sekalipun.
Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan indeks
saham sebagai lahan trading karena dua faktor penting, yakni : fleksibilitas
dan leverage.
Sebagai tambahan, instrumen yang terdapat di pasar
futures memiliki area pergerakan harga yang baik dengan likuiditas yang tinggi.
Beberapa instrumen seperti Dow Jones bahkan dapat diperdagangkan 24 jam penuh
sehari. Anda dapat menggunakan indeks saham futures untuk mengambil tindakan
berdasarkan opini yang bebas dan penyesuaian dengan tingkat resiko Anda sendiri
ke berbagai instrumen secara lebih efisien.
Pengertian Indeks Saham
Indeks saham atau stock indexes (STODEX) adalah harga atau nilai dari sekelompok saham yang dikumpukan berdasarkan kategori tertentu. Indeks ini merupakan indikator pergerakan harga dari seluruh saham yang diwakilinya.
Misalnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang
mewakili seluruh pergerakan harga saham yang diperdagangkan di Bursa Efek
Indonesia atau Jakarta Industrial Classification (JASICA) yang mewakili
pergerakan harga dari sektor industri tertentu.
Setiap negara biasanya memiliki kriteria dan cara tersendiri untuk memilah dan memperdagangkan Indeks saham.
Setiap negara biasanya memiliki kriteria dan cara tersendiri untuk memilah dan memperdagangkan Indeks saham.
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, karena
Indeks saham merupakan indikator saham saja yang tidak memiliki aset, maka
untuk dapat diperdagangkan sebagai instrumen investasi, indeks saham harus
berbentuk kontrak yang memiliki kriteria tertentu, seperti satuan unit (lot),
nilai kontrak dan jangka waktu penyerahan. Karena kriteria tersebut-lah, maka
indeks saham diperdagangkan difutures market atau bursa berjangka di Indonesia.
Trading index saham berjangka memiliki arti memperdagangkan (memperjualbelikan) indeks saham berjangka yang sesuai dengan kriteria diatas.
Jenis Indeks Saham
Trading index saham berjangka memiliki arti memperdagangkan (memperjualbelikan) indeks saham berjangka yang sesuai dengan kriteria diatas.
Jenis Indeks Saham
Terdapat banyak sekali jenis indeks yang diperdagangkan di dunia, karena pada umumnya hampir seluruh negara memiliki indeks sahamnya sendiri. Bahkan beberapa negara memiliki lebih dari satu indeks, seperti halnya Amerika Serikat yang memiliki Dow Jones, NASDAQ, dan S&P 500 atau Jepang yang memiliki Nikkei dan Topix index.
Di bawah ini adalah indeks saham yang paling populer di Asia dan Amerika Serikat;
1. Indeks Hang Seng, Hong Kong
Hang Seng Index (disingkat HSI) adalah indeks saham
yang dihitung berdasarkan kapitalisasi pasar saham di Hong Kong yang pertama
kali diluncurkan pada tanggal 24 Nopember 1969. Pada awalnya digunakan untuk
memonitor dan mencatat perubahan harian saham berkapital besar. Terdiri dari 45
perusahaan yang mewakili 67% dari total kapital yang diperdagangkan di bursa
saham Hong Kong. Hang Seng Index dapat diklasifikasi berdasarkan 4 sektor
utama:
Hang Seng Finance Sub-index Hang Seng Utilities Sub-index Hang Seng Properties Sub-index Hang Seng Commerce & Industry Sub-index
2. Nikkei 225, Japan
Hang Seng Finance Sub-index Hang Seng Utilities Sub-index Hang Seng Properties Sub-index Hang Seng Commerce & Industry Sub-index
2. Nikkei 225, Japan
Nikkei 225 adalah indeks saham yang ada di bursa saham
Tokyo (Tokyo Stock Exchange /TSE). Pergerakan indeks ini sudah dipublikasikan
oleh surat kabar Nihon Keizai sejak tahun 1971 dan merupakan satu dari sebagian
kecil faktor yang menggerakkan mata uang Yen Jepang. Saat ini, Nikkei telah
berperan sebagai indeks saham yang paling aktif dan diminati oleh pelaku pasar
internasional. Mirip dengan indeks Dow Jones di AS dan telah dicatat di
bursa-bursa utama dunia seperti Singapore Exchange, Osaka Securities Exchange
dan Chicago Mercantile Exchange.
3. KOSPI 200, Korea
3. KOSPI 200, Korea
KOSPI adalah singkatan dari Korea Composite Stock
Price Index, yang merupakan indeks saham gabungan seluruh perusahaan yang
tercatat di bursa Korea. Sesuai namanya, KOSPI terdiri dari 200 perusahaan
terbesar. Futures indeks ini merupakan salah satu indeks saham teraktif yang
diperdagangkan di Asia.
4. Dow Jones Industrial Average (DJIA), USA
4. Dow Jones Industrial Average (DJIA), USA
Dow Jones Industrial Average (simbol >DJI, DJIA
atau $INDU) adalah salah satu indeks saham yang diciptakan oleh Jurnal Wall
Street dan pendirinya, Charles Dow. DJIA merupakan indeks saham yang paling
populer dan paling diminati di dunia. Indeks ini terdiri dari 30 perusahaan
blue-chip papan atas dunia seperti IBM, Procter & Gamble, Hewlett Packard,
Coca-Cola, Johnson & Johnson dan perusahaan-perusahaan terkenal lainnya.
Indeks futures Dow Jones dapat diperdagangkan dengan modal penuh atau dengan
kontrak mini di Chicago Mercantile Exchange.
5. Standard & Poor's 500 (SPX), USA
5. Standard & Poor's 500 (SPX), USA
Standard & Poors 500 (simbol $SPX, INX atau
>GSPC) adalah indeks saham yang lebih luas cakupannya, terdiri dari 500
perusahaan besar AS. Beberapa trader dan manajer investasi lebih memilih
memperdagangkan S&P 500 dibanding indeks saham Dow Jones karena cukup
likuid dan memiliki fluktuasi yang tinggi. indeks futures S&P 500 juga
dapat diperdagangkan dengan modal penuh atau kontrak mini di bursa perdagangan
Chicago (Chicago Mercantile Exchange/ CME).
6. NASDAQ-100, U.S.
6. NASDAQ-100, U.S.
Indeks saham NASDAQ (simbol $IXIC atau COMPX) juga
merupakan salah satu indeks saham yang paling populer di dunia. Kebanyakan
perusahaan yang terdaftar dalam indeks ini merupakan saham teknologi sehingga
terkadang disebut juga sebagai Indeks Teknologi. Pengamat dan pelaku pasar
menggunakan indeks saham ini dengan tujuan yang sama, yakni sebagai indikator
saham teknologi dunia dan hampir tidak dapat digunakan sebagai indikator saham
secara keseluruhan. Sesuai namanya, Indeks ini terdiri dari 100 perusahaan
multinasional yang diperdagangkan di NASDAQ, dan dapat dilakukan secara penuh
atau melalui mini kontrak di bursa perdagangan Chicago.{break}
Keunggulan indeks saham
Keunggulan indeks saham
Trading dengan indeks saham memiliki banyak manfaat
dan keunggulan yang tidak dapat disediakan oleh saham dan beberapa di antaranya
juga tidak dapat disediakan oleh instrumen lain. Keunggulan penting yang perlu
Anda ketahui adalah:
Kinerja Diversifikasi Kesempatan jual (Short Selling) Leverage Online Trading
1. Kinerja
Kinerja Diversifikasi Kesempatan jual (Short Selling) Leverage Online Trading
1. Kinerja
Indeks utama dunia merupakan instrumen yang memiliki
kinerja terbaik, bahkan 97% melebihi kinerja investasi seluruh reksa dana aktif
selama 40 tahun terakhir. Trading indeks saham tidak memerlukan dana penuh,
hanya memerlukan sebagian kecil dana dari nilai kontraknya. Jadi, ketika Anda
berhasil, tingkat ROI yang dihasilkan pun sangat besar.
2. Diversifikasi
2. Diversifikasi
Setiap indeks saham bergerak mewakili saham-saham yang
ada didalamnya secara menyeluruh. Indeks merupakan tempat yang ideal untuk
melakukan diversifikasi portfolio. Sebagai contoh, Anda telah membeli saham
Bank of America index. Kemudian perusahaan tersebut melaporkan kerugian besar
yang membuat harga sahamnya anjlok drastis. Jika Anda melakukan diversifikasi
melalui indeks S&P 500, efek tersebut tidak akan terlalu signifikan karena
masih tersisa 499 saham perusahaan lain yang mendukung harga indeks. Apabila
terjadi sesuatu pada indeks saham, Anda tidak akan menghadapi persoalan
likuiditas. Sehingga dapat dilakukan sesegera mungkin tanpa antrian. Anda pun
tidak akan menemukan kecurangan perdagangan seperti yang biasa terjadi pada
saham-saham perusahaan individual.
3. Short selling (spekulasi dan hedging)
3. Short selling (spekulasi dan hedging)
Indeks saham biasanya turut menguat dalam keadaan
bullish dan melemah dalam keadaan bearish. Indeks memiliki keunggulan yang
tidak dimiliki oleh saham pada saat harga mengalami penurunan, Saham memiliki
kecenderungan untuk turun atau koreksi tajam. Bahkan kadang terjadi lebih cepat
dibandingkan penguatannya, namun Anda tidak bisa melakukan apa-apa kecuali
menunggu harga kembali naik.
Berbeda dengan pasar saham, Anda dapat menjual indeks
saham semudah ketika membelinya. Tidak ada peraturan yang membatasi dalam
kondisi bagaimana Anda dapat menjual. Pada waktu dan kondisi apapun dalam sesi
perdagangan, Anda dapat melakukan penjualan.
Kenaikan dan penurunan saham secara umum biasanya akan menghasilkan pergerakan yang sama bagi indeksnya. Sehingga Anda dapat melakukan semacam partial hedging untuk melindungi kerugian portfolio Anda akibat penurunan harga saham.
4. Leverage
Kenaikan dan penurunan saham secara umum biasanya akan menghasilkan pergerakan yang sama bagi indeksnya. Sehingga Anda dapat melakukan semacam partial hedging untuk melindungi kerugian portfolio Anda akibat penurunan harga saham.
4. Leverage
Indeks saham biasanya diperdagangkan menggunakan leverage
sekitar 7 hingga 10% dari nilai kontraknya. Penggunaan leverage ini
memungkinkan seseorang untuk meningkatkan rasio potensi resiko dan
keuntungannya berkali lipat dibandingkan tanpa leverage.
Sebagai contoh, jika Anda trading Hang Seng dan membeli indeks saham 1 lot di harga 14,000 (14,000 X USD 5 = $70,000), Anda hanya membutuhkan dana sekecil $750 untuk memulai perdagangan (perbedaan bisa terjadi antar broker). Dalam contoh ini, Anda melakukan leveraging sebesar 92 kali, dan jika berhasil tentunya secara signifikan akan meningkatkan ROI Anda.
5. Trading Online
Sebagai contoh, jika Anda trading Hang Seng dan membeli indeks saham 1 lot di harga 14,000 (14,000 X USD 5 = $70,000), Anda hanya membutuhkan dana sekecil $750 untuk memulai perdagangan (perbedaan bisa terjadi antar broker). Dalam contoh ini, Anda melakukan leveraging sebesar 92 kali, dan jika berhasil tentunya secara signifikan akan meningkatkan ROI Anda.
5. Trading Online
Indeks saham dapat diperdagangkan secara online dengan
menggunakan program trading yang terhubung ke internet. Setelah membuka
rekening pada broker tertentu, Anda dapat melaksanakan trading indeks saham di
mana saja Anda berada, selama terhubung dengan koneksi internet.
Gambar 1: Harga indeks futures Nikkei, Hang Seng dan
Kospi
Gambar 1 memperlihatkan harga indeks Nikkei, KOSPI dan
Hang Seng secara online pada platform trading Monex Trader. Transaksi yang Anda
lakukan melalui online dapat terjadi secara instan dengan hanya double-klik
pada salah satu harga indeks saham dan memilih posisi yang Anda mau. Profit
atau loss Anda juga akan dapat Anda monitor secara langsung setelah posisi
terambil.
Cara Transaksi Indeks Saham
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, indeks
saham diperdagangkan dalam bentuk kontrak dan memiliki jangka waktu. Kontrak
indeks saham pada periode tertentu tidak lagi dapat diperdagangkan pada periode
selanjutnya, kecuali pada saat peralihan kontrak.Masa Kadaluarsa kontrak
berbeda-beda bagi masing¬masing indeks, namun secara umum jangka waktunya
dimulai dari 1 hingga 3 bulan. Nilai kontrak juga berbeda, sesuai harga indeks
saham masing-masing. Akan tetapi, tetap memakai satuan unit yang sama yakni
lot. Untuk mendapatkan nilai 1 lot kontrak futures S&P 500, misalnya Anda
perlu mengalikan $250 dengan harga indeks saat ini. Katakanlah jika harga
indeks saham 12,000, maka nilai kontrak aslinya sebesar $300,000 (12,000 x
$250). Atau jika Nasdaq berada di harga 2,000 maka Anda perlu mengalikan harga
tersebut dengan $100. Untuk menemukan pengali kontrak tersebut (lihat tabel 1
dibawah).
Tabel 1: Pengali kontrak indeks futures
Posisi indeks saham dikatakan tertutup ketika posisi
yang ada telah dilikuidasi. Bentuk posisi likuidasi yang harus diingat selalu
berlawanan dengan posisi membuka, misalnya jika Anda sebelumnya membeli (buy),
maka posisi untuk likuidasi adalah menjual (sell). Atau sebaliknya, jika Anda
menjual (sell) indeks, maka penutupan posisi adalah membeli (buy).
Posisi pertama atau masuk posisi dapat berbentuk buy atau sell, tidak ada keharusan untuk membeli terlebih dahulu baru kemudian menjual. Anda dapat menjual indeks future terlebih dahulu, baru kemudian menjualnya tanpa aturan pelik. Anda dapat memegang posisi tersebut sampai kapanpun Anda mau, sepanjang masih dalam masa kontrak, tanpa harus membayar bunga tertentu.
Perdagangan indeks saham dilakukan melalui program online. Lebih mutakhir dibandingkan masa sebelumnya, ketika media penempatan order masih menggunakan telepon.{break}
Karakteristik Trading Indeks Saham
Posisi pertama atau masuk posisi dapat berbentuk buy atau sell, tidak ada keharusan untuk membeli terlebih dahulu baru kemudian menjual. Anda dapat menjual indeks future terlebih dahulu, baru kemudian menjualnya tanpa aturan pelik. Anda dapat memegang posisi tersebut sampai kapanpun Anda mau, sepanjang masih dalam masa kontrak, tanpa harus membayar bunga tertentu.
Perdagangan indeks saham dilakukan melalui program online. Lebih mutakhir dibandingkan masa sebelumnya, ketika media penempatan order masih menggunakan telepon.{break}
Karakteristik Trading Indeks Saham
Jika Anda berkeinginan untuk mempertahankan posisi
lebih dari batas waktu kontrak, maka Anda dapat melakukan 2 alternatif
tindakan:
Menutup posisi pada akhir kontrak dan secara bersamaan membuka posisi pada kontrak yang baru. Mengijinkan posisi Anda untuk di rollover pada kontrak selanjutnya oleh pihak broker.
Waktu perdagangan indeks saham
Menutup posisi pada akhir kontrak dan secara bersamaan membuka posisi pada kontrak yang baru. Mengijinkan posisi Anda untuk di rollover pada kontrak selanjutnya oleh pihak broker.
Waktu perdagangan indeks saham
Karena indeks saham diperdagangkan di bursa negara
masing-masing, maka jam perdagangan disesuaikan dengan jam kerja lokal yang
berlaku pada negara tersebut. Perbedaan jam perdagangan antar indeks saham pun
cukup jauh. Misalnya Indeks Nikkei diperdagangkan pagi hari waktu Indonesia,
sementara Dow Jones diperdagangkan pada malam harinya. Tabel 2 dan 3
menunjukkan perbedaan jam perdagangan pada setiap indeks saham.
Tabel 2: Jam perdagangan indeks utama Asia
Tabel 3: Jam perdagangan indeks AS
Simbol dan jangka durasi kontrak
Jangka waktu kontrak dalam simbol indeks saham
memberikan identifikasi bulan berapa kontrak tersebut akan berakhir dan posisi
yang harus diselesaikan. Bulan berakhirnya kontrak juga sering disebut sebagai
masa penyerahan (delivery).
Sebagai contoh, Anda membeli indeks Nikkei Juni (Symbol: NK6_JPJ5U), maka posisi Anda ini akan kadaluarsa pada bulan Juni (diindikasikan dengan angka 6 setelah kode indeks). Anda harus menyelesaikan posisi tersebut sebelum, atau tepat pada hari Kamis kedua bulan Juni. Tabel 4 dibawah menunjukkan simbol, bulan dan hari berakhirnya kontrak indeks.
Sebagai contoh, Anda membeli indeks Nikkei Juni (Symbol: NK6_JPJ5U), maka posisi Anda ini akan kadaluarsa pada bulan Juni (diindikasikan dengan angka 6 setelah kode indeks). Anda harus menyelesaikan posisi tersebut sebelum, atau tepat pada hari Kamis kedua bulan Juni. Tabel 4 dibawah menunjukkan simbol, bulan dan hari berakhirnya kontrak indeks.
Tabel 4: Simbol indeks dan masa kadaluarsa
Leverage dan Margin
Transaksi indeks saham (Stodex) futures juga
menggunakan sistem leverage dan margin, sama seperti forex. Namun dengan nilai
kontrak yang berbeda-beda, seperti yang sudah dibahas sebelumnya.
Leverage dapat diterjemahkan sebagai penggunaan dana pinjaman untuk melakukan transaksi. Secara praktis, leverage tidak lain adalah penggunaan skala antara nilai kontrak dan modal yang diperlukan . Jika nilai kontraknya Rp.100 juta dan Anda hanya perlu menyetorkan dana sebesar Rp. 1 juta, maka leveragenya adalah 100:1.
Penggunaan modal dengan skala lebih kecil dibandingkan nilai riil-nya inilah yang disebut dengan leverage. Sedangkan modal yang dijaminkan untuk setiap transaksi disebut dengan margin.
Menghitung keuntungan dan kerugian
Leverage dapat diterjemahkan sebagai penggunaan dana pinjaman untuk melakukan transaksi. Secara praktis, leverage tidak lain adalah penggunaan skala antara nilai kontrak dan modal yang diperlukan . Jika nilai kontraknya Rp.100 juta dan Anda hanya perlu menyetorkan dana sebesar Rp. 1 juta, maka leveragenya adalah 100:1.
Penggunaan modal dengan skala lebih kecil dibandingkan nilai riil-nya inilah yang disebut dengan leverage. Sedangkan modal yang dijaminkan untuk setiap transaksi disebut dengan margin.
Menghitung keuntungan dan kerugian
Beberapa harga indeks saham menggunakan desimal, dan
memiliki nilai per-tick (poin) yang berbeda satu sama lain.
Nilai tick ini ditentukan oleh jenis kontrak yang digunakan (nilai pengali). Misalnya mini Nasdaq memiliki pengali $20 dan minimum pergerakan sebesar 0.25 tick, sehingga setiap pergerakan bernilai $20 x .50 atau $10 per kontrak (lihat tabel). Tabel 5 dan Tabel 6 dibawah, menunjukkan ukuran kontrak indeks saham yang paling aktif diperdagangkan.
Nilai tick ini ditentukan oleh jenis kontrak yang digunakan (nilai pengali). Misalnya mini Nasdaq memiliki pengali $20 dan minimum pergerakan sebesar 0.25 tick, sehingga setiap pergerakan bernilai $20 x .50 atau $10 per kontrak (lihat tabel). Tabel 5 dan Tabel 6 dibawah, menunjukkan ukuran kontrak indeks saham yang paling aktif diperdagangkan.
Tabel 5: Perhitungan pergerakan indeks utama Asia
Tabel 6: Perhitungan pergerakan indeks mini saham AS
Di Indonesia, indeks saham yang diperdagangkan adalah
Indeks saham Jepang, Hong Kong dan Korea, yang sudah memiliki kontrak rupiah,
dengan perincian sebagai berikut;
Indeks saham Jepang (ISJ) = Rp. 30.000 per tick (JPJ)
dan Rp. 50.000 (JPK) Indeks saham Hong Kong (ISH) = Rp 50.000 per
tick Indeks saham Korea (ISK) = Rp. 35.000 per tick
Untuk memulai perhitungan keuntungan dan kerugian
dalam perdagangan indeks saham mudah dilakukan setelah mengetahui poin-poin
penting diatas. Sebagai contoh, Anda ingin menjual indeks saham Hong Kong.
Anggap saja harga Indeks Future Saham Hong Kong berada
di harga 12800/05 dan Anda berhasil menjual di harga tersebut (12800).
Kemudian, katakanlah Anda sudah memperkirakan bahwa
Indeks saham Hong Kong akan mengalami penurunan lanjutan. Oleh karena itu, Anda
menjual Indeks (membuka posisi) satu unit (lot) dan menunggu harganya mengalami
penurunan.
Pada keesokan harinya, Indeks saham mengalami
penurunan seperti yang diharapkan. Anda berhasil menutup posisi (membeli
Indeks) di harga 12700. Maka;
= 12800 (harga jual) dikurang 12700 (harga beli) x
Rp.50.000,- (kontrak per lot) = (100) x Rp. 50.000,- Keuntungan = Rp.
5.000.000.-
Sebaliknya, jika ternyata Indeks Hong Kong tidak
bergerak seperti harapan Anda, dan harga naik dari 12800 menjadi 12850, maka;
= 12800 (harga jual) - 1.2850(harga beli) = (50) x
Rp.50.000,- Kerugian Anda = Rp. 2.500.000,
Review
- Indeks
saham diperdagangkan bursa futures, yang memiliki arti kontrak penyerahan
kedepan dalam bentuk uang yang dihitung berdasarkan nilai indeks saham di
pasar.
- Perdagangan
indeks saham memiliki banyak manfaat dan keunggulan, diantaranya merupakan
instrumen finansial yang memiliki kinerja terbaik, alat diversifikasi dan
hedging ideal.
- Indeks saham teraktif yang diperdagangkan adalah Dow Jones, Nasdaq-100, S&P 500, Hang Seng, Nikkei 225 dan Kospi 200.
* Diolah dari berbagai sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar