Sering kita mendengar kata investasi dalam kehidupan sehari-hari namun
kita tidak tahu benar apa itu investasi. Untuk informasi tulisan ini pengelola
kutip dari sumber yang kompeten dan ahli di bidangnya yaitu Murtiningrum
seorang praktisi di bidang Forex Online Trading di Askap Futures.
PENGERTIAN
INVESTASI
Investasi
adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan
keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk
aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang,
investasi disebut juga sebagai penanaman modal.Investasi juga dapat disebut juga sebagai portfolio keuangan.
TUJUAN
BERINVESTASI
- Untuk memperoleh pendapatan yang tetap dalam setiap periode, antara lain seperti bunga, royalti, deviden, atau uang sewa dan lain-lainnya.
- Untuk membentuk suatu dana khusus, misalnya dana untuk kepentingan ekspansi, kepentingan sosial.
- Untuk mengontrol atau mengendalikan perusahaan lain, melalui kepemilikan sebagian ekuitas perusahaan tersebut.
- Untuk menjamin tersedianya bahan baku dan mendapatkan pasar untuk produk yang dihasilkan.
- Untuk mengurangi persaingan di antara perusahaan-perusahaan yang sejenis.
- Untuk menjaga hubungan antar perusahaan.
KEUNTUNGAN
DAN RESIKO INVESTASI
Keuntungan
Investasi:
Capital Gain:
Keuntungan yang diperoleh dari selisih nilai beli dan jual saham / instrument financial investmen lain yang lebih besar dari nilai belinya.
Deviden :
Keuntungan yang diberikan kepada pemegang saham yang didapat dari hasil keuntungan perusahaan yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ).
Resiko Investasi:
Capital Loss:
Kerugian dari selisih nilai beli dengan nilai jual saham / instrumen financial investment lain yang lebih rendah dari nilai belinya.
Resiko Likuiditas
Resiko Gagal bayar yaitu dimana resiko investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat investasi jatuh tempo.
Bagan
INVESTASI
REAL SECTOR
Primer
Sektor Primer merupakan sektor utama perekonomian ekstrak atau hasil bumi. Sektor ini meliputi bahan baku dan makanan dasar yang diterapkan dalan bentuk pertanian, perkebunan, pertambangan, kelautan, dan sebagainya.
Sekunder
Sektor Sekunder adalah sektor ekonomi yang cenderung berkaitan dengan sumber daya manusia, modal, teknologi dan bahan baku yang berasal dari sektor primer. Sektor ini meliputi lapangan usaha industri pengolahan, gas, listrik, air minum dan konstruksi.
Tersier
Sektor Tersier merupakan sektor ekonomi berkaitan dengan nilai tambah yang diperoleh dari proses pengolahan informasi, daya cipta, organisasi dan koordinasi antar manusia dan tidak memproduksi dalam bentuk fisik melainkan dalam bentuk jasa. Sektor ini meliputi lapangan usaha perdagangan, restoran, hotel, angkutan, keuangan, komunikasi, dan jasa-jasa.
Sektor Primer merupakan sektor utama perekonomian ekstrak atau hasil bumi. Sektor ini meliputi bahan baku dan makanan dasar yang diterapkan dalan bentuk pertanian, perkebunan, pertambangan, kelautan, dan sebagainya.
Sekunder
Sektor Sekunder adalah sektor ekonomi yang cenderung berkaitan dengan sumber daya manusia, modal, teknologi dan bahan baku yang berasal dari sektor primer. Sektor ini meliputi lapangan usaha industri pengolahan, gas, listrik, air minum dan konstruksi.
Tersier
Sektor Tersier merupakan sektor ekonomi berkaitan dengan nilai tambah yang diperoleh dari proses pengolahan informasi, daya cipta, organisasi dan koordinasi antar manusia dan tidak memproduksi dalam bentuk fisik melainkan dalam bentuk jasa. Sektor ini meliputi lapangan usaha perdagangan, restoran, hotel, angkutan, keuangan, komunikasi, dan jasa-jasa.
FINANCIAL
SECTOR
Moderat:
Tabungan
Deposito
Obligasi
Aggresive:
Saham
Option
Futures
Tabungan
Deposito
Obligasi
Aggresive:
Saham
Option
Futures
DIVERSIFIKASI
KEUANGAN
INVESTASI
MODERAT
Berinvestasi secara tidak langsung melalui perusahaan finansial baik bank maupun non bank, dimana keuntungan dan resikonya dibatasi.
Berinvestasi secara tidak langsung melalui perusahaan finansial baik bank maupun non bank, dimana keuntungan dan resikonya dibatasi.
Jenis
-jenisnya sebagai berikut:
1. Tabungan
Dana yang disimpan pada sebuah lembaga keuangan umumnya Bank dengan harapan memperoleh bunga.
Dana yang disimpan pada sebuah lembaga keuangan umumnya Bank dengan harapan memperoleh bunga.
2. Deposito
Pengertian deposito disebut dalam pasal 1 angka (7) UU Perbankan. Pasal tersebut menyatakan bahwa
Pengertian deposito disebut dalam pasal 1 angka (7) UU Perbankan. Pasal tersebut menyatakan bahwa
“Deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya
dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan
perjanjian nasabah penyimpan
dengan bank”
INVESTASI
AGRESIF
Berinvestasi secara langsung melalui perusahaan finansial baik bank maupun non bank, dimana keuntungan dan resikonya besar dan berbanding lurus.
Jenis-jenisnya
sebagai berikut:
1. Saham
Pengertian berinvestasi saham adalah Anda melakukan pembelian saham suatu perusahaan dengan
Pengertian berinvestasi saham adalah Anda melakukan pembelian saham suatu perusahaan dengan
harapan kelak di kemudian hari atau waktu yang akan datang
akan terjadi kenaikan, sehingga terdapat
selisih lebih yang merupakan
keuntungan bagi Anda.
2. Bursa
Berjangka (Futures Trading)
Futures trading adalah suatu bentuk perdagangan dimana seseorang membeli suatu komoditas
Futures trading adalah suatu bentuk perdagangan dimana seseorang membeli suatu komoditas
perdagangan yang akan diperolehnya di masa yang akan datang dengan
harga yang ditetapkan sekarang.
Dari uraian mengenai investasi diatas, pilihan yang paling masuk akal adalah futures trading karena tingkat profit yang dihasilkan begitu tinggi dengan tidak mengenal kondisi market (market naik atau turun kita masih memungkinkan untuk mendapatkan profit).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar